Puisi -(Cinta yang Membunuh)
blog yang merayap bebas, ketika cinta tak lagi sekedar peluk dan cium...
Monday, May 21, 2007
Saturday, May 12, 2007
BAGIKU, eNGKAU MAWAR
bagiku engkau mawar
walau aku
tak pernah membuat -mu mekar selalu
bagiku engkau mimpi
walau aku, tak pernah
membuat -mu menjadi nyata
bagiku engkau matahari
walau aku
tak pernah mampu membuat -mu bersinar
bagiku engkau cahaya
walau aku, terus
memberi -mu gelap selalu
bagiku engkau pelita
walau aku, terus
memberi -mu jelaga rasa
bagiku, engkau: Api jiwa
walau aku selalu
merengkuh -mu dalam sentuh yang keras
dan bagiku, engkau
segalanya
walau aku
selalu
hanya memasung -mu dalam lingkar posesif jiwa
Kp. Duri, 2002
Posted by
ajo mawar
at
10:56 PM
1 comments
Jika Cinta adalah Tuhan
jika cinta adalah tuhan
dia pasti memiliki nabi
dan kita sebagai makhluk yang memujanya
tak akan pernah lagi gagap
dalam ritual kebodohan yang sedih
jika cinta adalah tuhan
maka kasih sayanglah yang diutus pertama
agar tak hanya badai syahwat
yang ada, ketika
dua jiwa saling bersatu lewat raga
jika cinta adalah tuhan
maka nabi kedua adalah ekonomi
adalah uang
karena cinta tak cukup hanya cinta
seperti Tuhan yang tak hendak hanya Tuhan
dan
jika cinta adalah tuhan
maka, kitalah sang sufi tersebut
yang melulu, coba meraih Tuhan
meraih cinta
melalui jalan para utusan
dan kita tak lagi ngilu, penat
dalam cinta yang tak ber-Tuhan
Kp. Duri, 16 Desember 2001
Posted by
ajo mawar
at
9:40 PM
0
comments
Labels: Kuchink
